Apples

  • Menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh
  • Pereda konstipasi dan diare
  • Membantu menguatkan tulang
  • Menurunkan level kolesterol tubuh

BERMANFAAT UNTUK
Menstabilkan kadar gula darah. Fruktosa dan antioksidan polifenol dalam apel meningkatkan keseimbangan tubuh dalam memetabolisme gula yang diserap ke dalam aliran darah.
Konstipasi dan diare. Pektin memiliki aksi amfoter dimana dapat berperan sebagai agen pencahar atau antidiare bergantung pada kebutuhan tubuh.
Melindungi tulang. Flavonoid florizin, pada kulit apel membantu mencegah tulang keropos yang berhubungan dengan menopause. Senyawa tersebut melawan inflamasi dan produksi radikal bebas yang menyebabkan tulang keropos.
Menurunkan kolesterol. Pektin dan antioksidan polifenol menurunkan level LDL dan memperlambat oksidasi LDL (faktor risiko aterosklerosis). Polifenol juga mencegah radikal bebas yang merusak otot jantung dan pembuluh darah.

CARA TERBAIK KONSUMSI APEL
Makan seluruh bagian apel. Seluruh bagian pada buah apel dapat dimakan. Namun, supermarket melapisi apel dengan lilin supaya terlihat mengkilau, segar, dan tahan lama sehingga apel harus dicuci sebelum dikonsumsi.
Organik dan lokal. Jika ingin buah apel segar dan tanpa kontaminasi bahan kimia, beli di toko sayur dan buah organik lokal.
Konsumsi kulitnya. Mengupas kulit apel bisa menghilangkan setengah kandungan serat, vitamin C, dan zat besinya.

KANDUNGAN YANG BERBEDA
Apel hijau. Mengandung lebih banyak asam malik dari varietas lain yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan.
Apel merah. Antioksidan, pelindung sistem syaraf dari kerusakan seperti pada kondisi penyakit Alzheimer. Antioksidan lebih banyak terkandung pada apel merah dibandingkan varietas lain.
Apel kuning. Mengandung pektin yang membantu menurunkan penyerapan lemak dari dalam tubuh.

Sumber: Buku Healing Foods

Komentar