Kiwi Fruit
- Membantu proses sintesis kolagen dalam tubuh
- Agen pencahar yang ringan
- Menurunkan level trigliserida dalam darah
- Melawan demam dan flu (meningkatkan imunitas)
Buah ini berasal dari Cina dan sering disebut Chinese gooseberry. Buah yang tumbuh di iklim cerah ini memiliki perbedaan nutrisi pada kedua varietasnya, hijau dan emas. Namun, keduanya baik untuk pencernaan dan kesehatan jantung. Kandungan vitamin C yang tinggi dapat meningkatkan kesehatan kulit dan sistem kekebalan tubuh serta mereduksi inflamasi.
BERMANFAAT UNTUK
Kulit. Mengandung vitamin C yang berperan membantu sintesis kolagen dan memperbaiki sel kulit yang rusak karena paparan sinar matahari.
Pencernaan yang sehat. Memiliki efek pencahar karena kandungan seratnya.
Dua buah kiwi menyumbang 20% dari jumlah serat harian yang direkomendasikan, membantu menjaga kesehatan usus besar. Juga mengandung actinidin, enzim yang membantu mencerna protein.
Penyakit jantung. Tingginya flavonoid serta vitamin C dan E dalam kiwi dapat mengurangi senyawa trigliserida dalam darah dan penumpukan plak di arteri (aterosklerosis). Biji hitamnya mengandung vitamin E dan asam lemak omega-3 yang berperan sebagai pengencer darah alami.
Imunitas. Vitamin C dapat meningkatkan kekebalan tubuh, melawan flu dan inflamasi.
CARA TERBAIK KONSUMSI KIWI
Makan langsung dari kulitnya. Dengan menyendok langsung buah kiwi dari kulitnya. Senyawa actnidin terkandung pada kiwi hijau, bukan kiwi emas. Kiwi tidak cocok dikonsumsi bersamaan dengan produk susu karena membuat susu mengental.
Bervariasi. Kiwi hijau mengandung lebih banyak serat sedangkan kiwi emas mengandung vitamin C dan kalium yang lebih tinggi.
Sumber: Buku Healing Foods
Komentar
Posting Komentar